KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dengan turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Bupati Katingan, Saiful, hadir secara daring dalam agenda nasional tersebut yang berlangsung pada Rabu 30 April 2025.
RDP ini diselenggarakan secara hybrid dan dipusatkan di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara DPR RI. Sebanyak 12 gubernur hadir secara langsung, sementara 11 kepala daerah lainnya, termasuk Bupati Katingan, mengikuti secara virtual dari wilayah masing-masing.
Bupati Saiful mengikuti kegiatan ini dari Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan.
Dalam forum tersebut, Komisi II DPR RI menyampaikan berbagai agenda strategis yang menyangkut penguatan pemerintahan daerah, termasuk efektivitas pelayanan publik, penataan kepegawaian, hingga optimalisasi pengelolaan keuangan daerah. Sorotan juga diberikan pada pentingnya distribusi dana transfer pusat ke daerah secara adil dan tepat sasaran.
“Partisipasi daerah dalam forum seperti ini sangat penting agar suara dan kebutuhan nyata masyarakat dapat tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan pusat,” ujar salah satu anggota Komisi II dalam rapat.
Rapat ini juga menyinggung peningkatan peran BUMD dan BLUD sebagai instrumen penggerak ekonomi dan pelayanan daerah. Pengelolaan kedua lembaga ini didorong agar lebih profesional dan berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Katingan menyambut baik pelaksanaan RDP ini sebagai bentuk keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam perumusan kebijakan nasional, khususnya yang berdampak langsung terhadap masyarakat di daerah.
RDP ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, responsif, dan berpihak pada rakyat.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post