KUALA KAPUAS – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo membuka tiga pasar penyeimbang di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu 27 Januari 2024.
Pasar penyeimbang ini bertujuan untuk menjaga pasokan pangan dan mencegah inflasi saat pandemi COVID-19 masih melanda. Disini, masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh paket sembako senilai 150 ribu rupiah secara gratis.
Dalam pembukaannya, Gubernur Sugianto Sabran menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Selain itu, ia juga menyerap aspirasi masyarakat dan mencari solusi bersama untuk mengatasi kendala yang dihadapi.
“Inisiatif pasar penyeimbang ini juga menjadi bagian dari program pembangunan Kalimantan Tengah yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya,” ujar Gubernur.
Wakil Gubernur Edy Pratowo juga menambahkan bahwa tujuan pasar penyeimbang adalah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar agar tetap terkendali, serta mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung program pembangunan di Kalimantan Tengah.
“Hal ini juga dilakukan dalam upaya penyediaan bahan pangan bagi masyarakat,” ujar wagub. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kerjasama dengan Pemkab Kapuas dan berbagai pihak lainnya untuk membuka pasar penyeimbang, yang akan terus berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Gubernur Sugianto Sabran, turut menyubsidi paket sembako senilai 20 ribu rupiah per paket, di samping subsidi Pemerintah Provinsi senilai 130 ribu rupiah per paket.
Sementara itu, Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi atas nama masyarakat Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kalteng khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah melaksanakan pasar penyeimbang di Kabupaten Kapuas.
Erlin mengungkapkan bahwa Pemerintah setempat juga akan melaksanakan program -program pemberian bantuan dalam rangka mengendalikan inflasi di wilayah tersebut.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post