KUALA KAPUAS – Saat ini pemerintah pusat memprioritaskan dunia pendidikan melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam semua bidang, dengan menaikan anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana, juga selalu memperhatikan insentif bagi para tenaga pengajar agar lebih giat lagi dalam bekerja.
Namun hal tersebut sangat jauh berbeda seperti yang dirasakan oleh Isbandiyah Kepala sekolah SDN 3 Terusan Karya, Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Sebab kondisi sekolah yang dipimpinnya saat ini sangat memprihatinkan bahkan tak layak digunakan untuk sarana mengajar. Demikian disampaikan Isbandiyah S,Pd.I pada media ini, Rabu 19 Februari 2020.

Dikatakan, kondisi sekolah SDN 3 Terusan Karya saat ini mengalami kerusakan yakni atap yang bocor menyeluruh. Selain itu plapon dan lantai keramik juga sebagian sudah lepas dan pecah. Hingga kini sekolab tersebut belum pernah mendapat perbaikan dari awal sekolah di bangun.
“Sejak tahun 2016 sekolah kami mengajukan proposal untuk perbaikan sekolah ke dinas instansi terkait. Tapi sampai sekarang belum ada tanggapan dari pemerintah daerah maupun dari dinas instansi terkait,” kata Isbandiyah.

Dirinya berharap semoga melalui publikasi ini, pemerintah daerah ataupun instansi terkait bisa segera turun kelapangan agar mengetahui kondisi sekolah kami dan bisa secepatnya memperbaiki tersebut agar proses belajar dan mengajar berjalan lancar sesuai harapan kita bersama.
(gia/matakalteng.com)






















Discussion about this post