KUALA KAPUAS – Mewaspadai terjadinya bencana alam, diwilayah Kabupaten Kapuas, jajaran petugas gabungan di Kabupaten Kapuas menggelar apel siaga penangulanggan bencana alam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, SH menyampaikan, sesuai dengan perkiraan cuaca dari Badan Mateorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang mana curah hujan dari awal Januari 2020 akan semakin meningkat maka perlu diwaspadai.
“Dengan kondisi cuaca yang ekstrim dan tingginya intensitas curah hujan saat ini, perlu dan patut untuk kita waspadai bersama. Namun dalam hal ini kami sudah mengambil langkah-langkah antisifatip salah satunya melalui surat edaran bupati yang disampaikan pada warga melewati kepala desa,” ujar Panahatan Sinaga, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Aman Nusa II, di Halaman Mapolsek Selat, Kamis 9 Januari 2020.

Dikatakan Sinaga sapaan akrabnya, saat ini pihak BPBD Kapuas telah memetakan daerah rawan bencana, yang perlu diwaspadai yakni bencana banjir dan angin puting beliung. Pihaknya juga selalu mengingatkan pada seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Kapuas agar selalu mewaspadai terhadap kondisi cuaca ekstrem diwilayah desanya masing-masing.
“Daerah rawan bencana banjir pada musim hujan ini ada lima titik atau lima wilayah kecamatan. Di wilayah hulu ada 4 kecamatan dan wilayah hilir ada 1 kecamatan,” terang Sinaga.
Ancaman potensi bencana puting beliung, lanjut dia, ada di beberapa kecamatan. Di tempat yang sama Dandim 1011/Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono menyampaikan, personel TNI siap bersinergi dengan stakeholder terkait dalam kesiapan menghadapi kontingensi bencana yang mungkin bisa terjadi.
“Pada dasarnya semua stakeholder siap bersinergi. Jadi ancaman potensi bencana sudah bisa dibaca, tanda-tanda indikasi sudah ada jadi kita tinggal bekerja. Mudah-mudahan ke depannya dapat diminimalisir,” pungkasnya.
(gia/matakalteng.com)






















Discussion about this post