KUALA KAPUAS – Memprihatinkan, puluhan keping kayu lantai pelabuhan di kawasan jalan Kalimantan Kabupaten Kapuas tepatnya di depan Gedung Pertemuan Mangantang Tarung raib dicuri maling.
“Sejatinya pelabuhan tersebut dirawat dan dipelihara untuk kepentingan masyarakat. Selain itu juga bisa menjadi daya tarik objek wisata bagi kalangan anak muda zaman sekarang,” kata Syarif salah seorang warga Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas, Sabtu 7 September 2019.
Dia sangat menyayangkan atas perilaku orang tidak bertanggungjawab tersebut. Pelabuhan yang seharusnya dijaga bersama untuk kepentingan umum malah dicuri. Selain sebagai tempat penyeberangan juga menjadi tempat santai bagi masyarakat sekitar.
Dikatakan Syarif sekitar 80 lantai ulin yang hilang dicuri oleh orang yang tidak bertangung jawab. “Demi kepentingan pribadi, pantas saja para pencuri tergiur karena harga kayu ulin mencapai Rp100 ribu per keping,” ungkapnya.
Dia berharap pemerintah Kabupaten Kapuas agar memperhatikan keberadaan pelabuhan tersebut. Jangan pelabuhan yang dibangun menggunakan anggaran daerah yang cukup besar tersebut hanya dijadikan kojumen.
(gia/matakalteng.com)
















Discussion about this post