PALANGKA RAYA – Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra (Pemkesra) Maskur membuka Focus Group Discussion (FGD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di seluruh Kabupaten se-Kalteng dalam rangka meningkatkan kepesertaan Jamsostek.
Dalam sambutannya, Maskur mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sebagai upaya untuk meningkatkan kepesertaan Jamsostek terutama bagi para perangkat desa, BPD, RT, RW, dan BUMDES.
“Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan perlindungan menyeluruh bagi para perangkat desa, PMD, dan BUMDES dari risiko kerja yang mungkin terjadi saat melaksanakan tugas,” ujar Maskur.
BP Jamsostek menawarkan berbagai program jaminan sosial, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). BPJS Ketenagakerjaan juga menggagas Gerakan Satu Desa 100 Pekerja Rentan, untuk memastikan setiap desa memiliki minimal 100 pekerja rentannya yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan FGD ini menjadi momentum strategis untuk mendorong kepesertaan Jamsostek pada ekosistem desa, sehingga dapat memberikan solusi bagi berbagai kendala dan persoalan yang ada. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi perangkat desa dan keluarganya, yang juga pada akhirnya mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dinas PMD Kalteng Bernie Saputra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan FGD ini sebagai program pertama yang diselenggarakan untuk perangkat desa, dan diharapkan dapat diterapkan di semua desa yang ada di Kalteng.
“Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian kita akan perlindungan sosial bagi perangkat desa dan keluarganya dengan mengikutsertakan mereka dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” demikian Bernie.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post