PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, memberikan tanggapan atas pandangan fraksi terkait kinerja Bank Kalteng yang masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt) selama hampir 3 tahun dan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalteng.
Melalui laporan keuangan tahun 2021-2023, nilai penilaian OJK menilai bahwa PT Bank Kalteng dalam kategori sehat. “Meski direksi masih menjabat sebagai Plt, terdapat Komite Nominasi dan Remunerasi yang dibentuk untuk membantu melaksanakan tugas dan fungsi Dewan Komisaris, serta memastikan transparansi kinerja Bank Kalteng,” ujar wagub, Senin 1 Juli 2024.
Terkait CSR Bank Kalteng, pada tahun 2023 akan disalurkan sebesar Rp 6,217 miliar yang diperuntukkan untuk berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan dan sosial kemasyarakatan, infrastruktur, olahraga dan seni budaya, lingkungan hidup dan sanitasi, serta perekonomian masyarakat.
Adanya penyaluran CSR yang tepat dan efektif serta pengawasan yang tepat dari pihak yang terkait sangat penting untuk memastikan keberhasilan program-program tersebut. “Oleh karena itu, peran masyarakat dalam memberikan umpan balik dan saran yang konstruktif sangatlah penting,” imbuh wagub.
Melalui komitmen dan tindakan nyata, Bank Kalteng dapat memperbaiki kinerjanya serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran CSR. “Diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah dapat merasakan manfaat dari program-program CSR tersebut secara lebih nyata dan terus meningkatkan kualitas hidup mereka,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post