SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah memiliki cita-cita mulia untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Terlebih lagi, Kalimantan Tengah akan menjadi daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Hal ini membuat tuntutan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas SDM di Kalimantan Tengah semakin meningkat.
Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran menyatakan bahwa Kalimantan Tengah perlu meng-upgrade diri sehingga mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
“Seluruh pihak harus secara aktif meningkatkan kemampuan dan kualitas SDM dalam menyongsong kemajuan yang lebih baik di masa depan,” ujar Ivo pada kegiatan Seminar Motivasi dan IAIN Palangka Raya Menyapa, di Rin’s Ballroom, Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin, 22 Januari 2024.
Pada kegiatan yang mengambil tema “Strategi Sukses Belajar dan Pengukuhan Karakter SDM Zillenial”, Ivo mengatakan peluang untuk belajar dan berkembang yang lebih luas harus dilakukan oleh para anak muda di Kalimantan Tengah. Dalam menghadapi tantangan dan persaingan di era globalisasi ini, kualitas SDM yang tinggi akan menentukan keberhasilan seseorang dalam berkarir atau berwirausaha.
“Para siswa dan mahasiswa di Kalimantan Tengah harus mempunyai tekad yang kuat dan selalu bersemangat dalam menimba ilmu. Dalam berproses belajar, komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis antara siswa, guru, dan orang tua akan semakin meningkatkan kualitas belajar dan pengembangan diri,” sebutnya.
Ivo menambahkan dukungan dari keluarga, teman-teman dan semua lapisan masyarakat akan sangat membantu dalam menghadapi tantangan di masa depan dan mencapai cita-cita. Seluruh masyarakat harus berperan aktif untuk membangun Kalimantan Tengah yang maju dan sejahtera.
“Marilah bersama-sama meningkatkan kemampuan dan kualitas SDM, dan menghadapi tantangan dengan semangat yang penuh tekad serta keberanian. Dengan adanya kemampuan dan kualitas SDM yang berkualitas, Kalimantan Tengah akan semakin maju dan bersaing dengan daerah lain di Indonesia,” pungkasnya.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post