PALANGKA RAYA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mewaspadai lonjakan inflasi jelang perayaan hari natal dan tahun baru (Nataru). Hal itu dikatakan Tito saat menggelar Rapat Koordinasi pengendalian inflasi secara virtual dengan pemerintah daerah termasuk Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo.
Tito menegaskan untuk mewaspadai adanya lonjakan inflasi, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), kemudian situasi geopolitik dunia, dan meningkatnya keperluan energi akibat musim dingin di Eropa.
“Melihat situasi-situasi global dan juga Natal-Tahun Baru di seluruh dunia, termasuk Indonesia, kita justru perlu makin untuk mengintensifkan monitoring dan langkah-langkah kita untuk mengendalikan inflasi,” tegas Mendagri, Senin 19 Desember 2022.
Ia membeberkan ada beberapa komoditas yang berpotensi akan mengalami kenaikan harga jelang Nataru, seperti beras, cabai merah, daging ayam ras, telur, bawang merah, dan minyak goreng. Tarif angkutan juga berpotensi menyumbang inflasi.
Saat diwawancarai usai Rakor, Wagub Edy Pratowo mengatakan jelang Nataru memang biasa terjadi kenaikan harga sejumlah barang pokok akibat meningkatnya permintaan. Wagub pun menegaskan Pemprov Kalteng akan terus berupaya menekan kenaikan tersebut agar tidak meningkat tajam.
“Dengan langkah-langkah yang sudah kita canangkan, ditambah lagi dengan adanya masukan-masukan dari temen-temen BPS, BI, ya, apa yang bisa kita lakukan akan terus kita lakukan,” tutur Edy.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post