PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo hadir menyampaikan pidato jawaban Gubernur Atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kalteng terhadap penyampaian nota keuangan Rancangan APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2023, dalam Rapat Paripurna ke-9 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Senin 31 Oktober 2022.
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kalteng H. Jimmy Carter dan diikuti 17 anggota DPRD, sejumlah anggota Forkopimda dan kepala OPD di lingkup Pemprov Kalteng. “Rapat Paripurna ini terkait jawaban eksekutif atas pemandangan umum anggota dewan dimana jawaban ini merupakan penjelasan atas pertanyaan para anggota dewan melalui juru bicara masing-masing fraksi,” jelas Wagub Edy Pratowo kepada wartawan usai membaca pidato jawaban Gubernur.
Pidato jawaban gubernur yang dibacakan Wagub antara lain memberi penjelasan kepada fraksi-fraksi seputar fasilitas bagi pelaku UMKM, penanganan dampak bencana banjir di beberapa wilayah kabupaten/kota, potensi kebocoran RAPBD TA 2023, pembayaran tunjangan TPP guru bersertifikasi, serta penetapan target PAD, dan lain-lain.
Menanggapi saran masukan serta menjawab pertanyaan dari Anggota Dewan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yaitu terkait program rencana kerja untuk pelaku UMKM, disampaikan bahwa Pemprov Kalteng melalui SKPD terkait telah memberikan fasilitasi bagi pelaku UMKM baik berupa pemasaran, pengembangan SDM, akses pasar maupun fasilitasi lainnya sesuai dengan anggaran yang tersedia.
Selain fasilitasi tersebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan melaksanakan beberapa kegiatan pelatihan Vokasional,Sosialisasi terkait Peraturan Perpajakan bagi UMKM. “Serta memberikan pelayanan dan bantuan bagi masyarakat/ pelaku UMKM, untuk mendirikan Badan Usaha Koperasi sebagai landasan legalitas usaha mereka,” sebut Edy.
Selanjutnya, dalam hal penanganan dampak bencana banjir yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Kabupaten/Kota disebutkan Pemprov Kalteng telah melakukan edukasi dan sosialisasi peringatan dini ke seluruh masyarakat dan melaksanakan respon cepat di lapangan, melalui evaluasi maupun pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama penanganan banjir. Dengan bekerja sama dengan perangkat desa dan juga Babinsa serta Babinkamtibmas masing-masing Kabupaten/Kota untuk memudahkan dan mempercepat penanganan banjir.
Gubernur mengapresiasi saran dan masukan untuk perbaikan program kerja Pemprov Kalteng melalui RAPBD TA 2023. Selanjutnya dokumen pendukung akan dibahas secara mendalam dalam rapat kerja Komisi DPRD berserta Tim Pemprov Kalteng dan perangkat daerah mitra kerjanya serta dalam rapat gabungan Komisi.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post