PALANGKA RAYA – Mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sahli KSDM Suhaemi membuka acara Rekonsiliasi Stunting dan Pengukuhan DPD Ikatan Penyuluhan Keluarga Berencana (IPeKB) Kalteng di Ballroom Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Selasa 13 September 2022.
Sahli KSDM Suhaemi saat membacakan sambutan Sekda Kalteng menyampaikan bahwa Percepatan Penurunan stunting saat ini telah ditetapkan menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan oleh pemerintah pusat, dan masuk dalam strategi nasional.
“Begitu pula di tingkat Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, percepatan penurunan stunting menjadi salah satu hal yang mendapatkan perhatian cukup besar dari Gubernur Kalteng karena sejalan visi dan misi dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia yang cerdas dan berdaya saing, yang dimuat dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026,” sebutnya.
Ia juga mengharapkan kegiatan rekonsiliasi ini dapat menjadi momentum bagi kita semua dalam menyamakan persepsi, menyatukan gerak dan langkah, meningkatkan sinergisitas dan penyelarasan tata laksana program, sehingga target penurunan angka stunting Provinsi Kalimantan Tengah sebesar 15,38 persen dan 14 persen secara nasional di tahun 2024 nantinya benar-benar dapat tercapai.
“Yang jelas inikan program nasional dan tanggung jawab kita bersama, Gubernur sangat serius dalam rangka mewujudkan visi dan misi Gubernur ‘Kalteng Makin Berkah’, tentunya masalah stunting ini masalah yang serius yang kita tangani, Gubernur sudah membuat keputusan untuk pembentukan Tim Stunting tingkat Provinsi, dan juga kita harus berkolaborasi, harus sinergitas dan kerja sama dengan semua pihak terkait maupun juga dengan masyarakat bersama-sama untuk bagaimana masalah Stunting ini cepat turun sesuai dengan target di tahun 2024,” tandasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dr. Muhammad Fitriyanto Leksono, M.Si menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menindaklanjuti hasil Rekonsiliasi Stunting Tingkat Kabupaten/Kota sebagai upaya mensinergikan seluruh pemangku kepentingan dan OPD terkait dalam melaksanakan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting dengan target 15,38 di tahun 2024 dibawah koordinasi ketua TPPS Provinsi Kalimantan Tengah.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post