Pemprov Kalteng Upayakan Kestabilan Harga Pasca Larangan Ekspor CPO

PALANGKA RAYA – Larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng membawa dampak negatif berganda. Bukan saja kepada pelaku usaha perkelapasawitan, tetapi juga kepada petani kelapa sawit di Kalteng.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, H Rizky Ramadhana Badjuri mengatakan salah satu dampak negatif dari kebijakan larangan ekspor tersebut adalah terjadinya penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS). “Kami akan menjaga kestabilan harga TBS agar petani tidak rugi,” tandas Rizky R. Badjuri, Selasa 17 Mei 2022.

Baca juga berita lainnya