PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran melaksanakan peninjauan di kawasan Food Estate Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu 6 November 2021. Gubernur H. Sugianto Sabran optimis program food estate ini berhasil.
Program ini dinilai akan memberikan dampak yang luas di berbagai sektor bagi masyarakat, salah satunya infrastruktur penunjang bertujuan untuk mewujudkan sistem jaringan jalan yang andal, terpadu, dan berkelanjutan pada kawasan food estate di Kalteng. “Kalimantan tengah memiliki sumber daya alam yang sangat tepat sasaran untuk program strategis nasional ini,” ucap H. Sugianto Sabran.
Lanjutnya mengatakan, pembangunan serta peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh para pekerja di kawasan food estate tetapi juga bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk beraktivitas dan memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Langkah Pemerintah Provinsi pun sejalan dengan program prioritas nasional yang menitikberatkan pentingnya kesejahteraan masyarakat. Mencermati peluang yang ada, gubernur tidak ragu untuk mensukseskan kebijakan strategis nasional ini. Sugianto langsung bergerak cepat menindaklanjuti arahan presiden, diantaranya mempersiapkan infrastruktur penunjang kawasan food estate.
“Kita menyadari ketahanan pangan kini sudah menjadi bagian ketahanan nasional, terlepas untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan akibat dampak dari pandemi covid-19. Kalimantan tengah tanah berkah, siap melahirkan masa depan masyarakat yang sejahtera,” seru Gubernur.
Seperti yang diketahui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menetapkan Provinsi Kalteng untuk melaksanakan program pengembangan food estate sebagai daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan nasional. Kawasan lokasi lumbung pangan tersebut berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas seluas ±165.000 hektare.
Food estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan. Food estate menjadi salah satu program strategis nasional tahun 2020 hingga 2024.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post