KUALA KURUN – Pj Bupati Gunung Mas (Gumas) Herson B Aden meminta setiap program kegiatan pembangunan di tahun 2026 dan beberapa tahun kedepannya, jangan berulang-ulang dan tidak berubah.
“Artinya program pembangunan yang disusun jangan itu-itu saja setiap tahun. Sama dan tidak berubah. Tidak ada evaluasi, hanya stagnan tanpa perubahan atau kemajuan,” kata Herson, Minggu.2 Februari 2025.
Dia mengatakan, setiap perencanaan pembangunan harus inovatif dan berorientasi pada perbaikan dan kemajuan nyata. Fokusnya harus hasil yang dapat dirasakan masyarakat, dan bukan hanya sekedar pengulangan program pembangunan yang sama dari tahun ke tahun.
“Misalnya dilakukan perencanaan pembangunan di wilayah A. Pasti tahun depan akan dilanjutkan lagi di wilayah yang sama, dan terus terjadi berulang-ulang. Jangan seperti itu,” jelasnya.
Beberapa waktu lalu, sudah dilaksanakan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD tahun 2026. Forum itu menjadi momentum penting dan strategis untuk mengkomunikasikan rencana pembangunan, yang merumuskan kebijakan prioritas dan sasaran pembangunan.
“Forum ini bisa menjadi media komitmen seluruh pemangku kepentingan pembangunan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan daerah,” terangnya.
Tahun 2026 merupakan tahun transisi yang krusial dalam perencanaan pembangunan daerah. Satu sisi, RKPD masih mengacu pada RPD 2025-2026. Disisi lain, tahun ini RPJMD 2025-2026 akan disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah terpilih hasil pilkada tahun 2024, sehingga RKPD tahun 2026 harus selaras dan sinergi terhadap RPJMD.
“Penyusunan RKPD juga harus mendukung program strategis nasional yang salah satunya yaitu program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya. Dengan adanya forum itu, maka diharapkan seluruh aspirasi ditampung sebagai bahan pertimbangan usulan program maupun kegiatan yang diusulkan untuk tahun 2026, sesuai prioritas dan strategis pembangunan.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post