KUALA KURUN – Bupati Gumas Jaya S Monong, didampingi Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, dan petugas Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kalteng meninjau dan mengecek lokasi pembangunan jaringan listrik di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan.
“Peninjauan ini merupakan tindak lanjut hasil dari pertemuan dengan Kementerian ESDM, Komisi VII DPR RI dan PT PLN. Saat itu, saya minta kepada PLN agar memperhatikan dan memprioritaskan Desa Tumbang Kajuei yang menjadi tempat berdirinya PLTU,” kata Jaya, Minggu, 6 November 2022.
Dari peninjauan itu, jaringan listrik berupa tiang sudah terpasang. Persentase progres kemajuan pekerjaan mencapai 80 persen. Sisanya 20 persen, tinggal menunggu material lainnya dari pabrikan, seperti kabel listrik.
“Diperkirakan pertengahan Bulan Desember material datang. Itu langsung didistribusikan dan dipasang. Dari PT PLN juga sudah menyampaikan ke saya bahwa akan mempercepat, sehingga tidak perlu waktu lama lagi listrik akan menyala,” jelasnya.
Untuk rencana tahun 2023 dan 2024, pihaknya sudah melakukan rapat dengan PT PLN. Sudah ada masterplan perencanaan pembangunan listrik di wilayah Kabupaten Gumas untuk desa-desa yang belum dialiri listrik atau belum masuk layanan PLN.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas perhatian PLN dan pihak lain yang telah mendukung, sehingga diharapkan kedepan, seluruh desa di Kabupaten Gumas akan teraliri listrik PLN,” terangnya.
Sementara itu, Perwakilan UP2K Kalteng Faisal menambahkan, di tahun 2022, PT PLN melalui UP2K Kalteng sudah melaksanakan pembangunan listrik di 11 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Gumas.
“11 desa dan kelurahan itu yakni Kelurahan Tumbang Marikoi, Desa Tumbang Hamputung, Batu Tangkoi, Parempei, Bereng Baru, Talangkah, Tumbang Kajuei, Luwuk Langkuas, Jangkit, Sangal, dan Tumbang Lapan,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post