KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong mengatakan, sejumlah wilayah di Kabupaten Gumas memang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Untuk itu, perlu dilakukan langkah antisipasi, dengan mempersiapkan personel dan sarana prasarana, hingga ke tingkat desa.
”Untuk wilayah yang perlu diantisipasi dan agak rawan terjadi karhutla adalah di ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya, dan daerah Desa Takaras, Kecamatan Manuhing,” ucap Jaya, Minggu, 14 Juni 2020.
Dia mengatakan, Pemkab Gumas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi terjadi karhutla. Salah satu yang dilakukan yakni dengan memberikan motor pemadam kebakaran roda tiga untuk Pemerintah Kecamatan Manuhing, Sepang, dan Mihing Raya.
”Bantuan motor damkar roda tiga tersebut, diharapkan bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemerintah kecamatan yang menerima,” tegas Jaya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gumas Champili menuturkan, motor pemadam kebakaran roda tiga diberikan kepada pemerintah kecamatan yang belum memiliki kendaraan pemadam kebakaran.
”Saat ini, kecamatan yang sudah memiliki motor damkar roda tiga yakni Kurun, Tewah, dan Rungan. Jadi kecamatan yang belum memiliki, akan mendapat bantuan tersebut,” katanya.
Namun demikian, dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, maka di tahun 2020 ini, bantuan motor damkar roda tiga akan diprioritaskan hanya untuk tiga kecamatan, yakni Sepang, Mihing Raya, dan Manuhing.
”Tiga kecamatan ini menjadi prioritas, karena disana rawan terjadi karhutla. Nantinya pada tahun 2021, bantuan serupa juga akan diberikan kepada tiga kecamatan lain,” tukasnya.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post