SAMPIT – Pandemi Covid-19, ternyata juga berdampak pada menurunnya hasil produksi buah naga, di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Petani buah naga setempat menyebutkan bahwa menurunnya hasil produksi karena saat ini terjadi musim peralihan yang membuat kerusakan pada tanaman.
Hal ini diungkapkan Ketua RT 7 Desa Kandan, Sumino, saat ditemui di lokasi, Minggu, 14 Juni 2020. “Penyakit tanaman menyerang kawasan sentra perkebunan buah naga Desa Kandan. Namanya seperti penyakit cacar tanaman. Ini memang terjadi di saat musim peralihan cuaca seperti sekarang ini.
Penyakit cacar tersebut menyerang tanaman buah naga. Sebagian petani mengalami penurunan produksi. Alhasil, buah mengalami kerusakan dan sulit untuk dipasarkan. “Kalau sudah seperti ini perlu perawatan dan penanganan ekstra,” tutur Sumino.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Iwan, mengatakan hal yang sama bahwa saat ini terjadi kusim penyakit pada tanaman buah naga. Dirinyapun turut prihatin dengan kondisi yang dialami petani buah naga tersebut. Dia berharap persoalan ini bisa mendapat perhatian serius pemerintah.
Dia pun mengharapkan ada solusi dari pemerintah kabupaten. Misalnya bisa berupa pendampingan terhadap petani agar tidak mengalami kerugian yang cukup banyak. Kemudian juga terhadap pemasaran yang didukung termasuk terobosan terbaru agar pemasaran buah naga ini dapat lebih meningkat lagi.
(raf/matakalteng.com)





















Discussion about this post