BUNTOK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar rapat insidental untuk membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan keberlangsungan organisasi dan kerja sama media di daerah setempat.
Rapat yang diikuti jajaran pengurus, anggota, serta calon anggota PWI Barsel tersebut berlangsung di Sekretariat PWI Barsel, Kamis (5/3/2026) malam.
Ketua PWI Barsel, Julius M. Sinaga mengatakan, rapat digelar menyusul adanya aspirasi dan informasi dari anggota terkait beberapa persoalan yang dinilai perlu segera dibahas secara bersama.
“Kami menerima berbagai masukan dari rekan-rekan anggota mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan organisasi dan media. Karena itu perlu dilakukan rapat untuk menyamakan persepsi serta menentukan langkah yang akan diambil,” ujarnya kepada awak media usai rapat.
Menurut Julius, pertemuan tersebut juga bertujuan menyatukan visi, menyelaraskan tugas organisasi, serta merumuskan langkah strategis demi menjaga kepentingan bersama.
Ia menambahkan, tidak seluruh hasil rapat dapat dipublikasikan. Namun salah satu keputusan yang diambil adalah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terkait kebijakan serta keberlangsungan kerja sama media di daerah tersebut.
Selain itu, PWI Barsel juga berencana mengundang salah satu direktur perusahaan dalam waktu dekat untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pemberian “jatah” yang mencatut nama organisasi.
“Kami akan meminta klarifikasi agar tidak terjadi pencatutan nama PWI untuk kepentingan pribadi. Hal ini juga penting untuk menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.
(Taufik/Matakalteng)






















Discussion about this post