BUNTOK – Sebanyak 318 siswa-siswi SMKN-1 Buntok, Kabupaten Barito Selatan mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) yang dilaksanakan dari 9 sampai 18 Mei 2022.
Kepala SMKN-1 Buntok, Joko Lelono menerangkan, dalam pelaksanaan, USBK ini dibagi menjadi dua jadwal, yakni pada pagi serta siang hari dan sebanyak 318 siswa yang mengikuti USBK ini berasal dari tujuh jurusan atau prodi, yakni otomotif, TPSN, TKRU, TKJ, Rekayasa Perangkat Lunak atau RPL, akuntansi lembaga keuangan, OTKP atau perkantoran dan Bisnis daring atau pemasaran.
Sedangkan untuk perangkat dalam mengikuti ujian ini, pihaknya telah menyiapkan semua peralatan, baik komputer, laptop dan tab. “Berdasarkan pantauan absensi, Alhamdulillah semua siswa yang mengikuti USBK ini hadir,” ucap Joko.
Menurut dia, jika ada siswa yang tidak hadir dalam USBK ini, maka pihaknya melalui guru akan langsung mendatangi rumah siswa untuk mengetahui penyebabnya. “Kami berharap kelulusan mereka nanti sesuai standar atau target. Kami berharap lulusan SMKN-1 Buntok ini nantinya dapat diserap dunia usaha dan industri yang ada di Barsel maupun Kalteng bahkan Indonesia,” ucapnya.
Dirinya menambahkan, usai mengikuti USBK, siswa SMKN-1 Buntok akan mengikuti uji kompetensi keterampilan. Dimana uji ini dari Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Jakarta.
Hal ini dilakukan agar nantinya para siswa-siswi mendapatkan Sertifikat Kompetensi yang bisa diakui dunia usaha dan dunia industri dalam proses rekrutmen tenaga kerja terampil. Sebab, apabila lulusan yang memiliki sertifikat kompetensi dari LSP P1 atau BNSP ini gajinya beda dengan yang tidak memiliki sertifikat tersebut.
“Apabila mendapatkan sertifikat uji kompetensi tersebut mendapatkan gajinya standar nasional. Oleh sebab itu mereka ini nanti selesai USBK mengikuti uji kompetensi keterampilan,” kata dia.
Pihaknya juga pada 17-22 Mei 2022 nanti akan melaksanakan diklat bagi guru terkait dengan uji kompetensi itu, dan untuk narasumber dari Jakarta.
(co/matakalteng.com)




















Discussion about this post