SAMPIT – Bawaslu kabupaten Kotawaringin Timur menyebutkan hingga proses perhitungan suara saat ini tidak ada ditemukan pelanggaran oleh Bawaslu maupun petugas pengawas hingga di tingkat TPS.
“Kita ada 667 pengawas TPS yang dikerahkan, pada waktu awal rekrutmen dan pelantikan kita lakukan Bimtek. Kemudian h-7 sebelum hari H juga dilakukan pelatihan untuk memastikan kesiapan kawan-kawan pengawas TPS agar bisa bekerja dengan profesional dan memastikan semua prosedur pemungutan suara sampai perhitungan suara sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan,”kata Ketua Bawaslu Kotim M Natsir, Rabu 27 November 2024.
Lanjutnya, tugas pengawas TPS berakhir ketika mereka melaporkan seluruh hasil pengawasan yang tertuang di dalam lembar laporan hasil pengawasan atau Form A dan juga melalui aplikasi.
“Di aplikasi itu itu terintegrasi langsung ke pusat, jadi ada 6 item yang mereka harus isi berdasarkan pengawasan dari pemungutan dan perhitungan. Hingga saat ini tidak ada dugaan pelanggaran, karena tidak ada tanda merah pada laporan. Jika ada tanda merah artinya di situ ada dugaan pelanggaran yang harus kami tindaklanjuti,”tegasnya.
Dalam tahapan supervisi dan monitoring pengawasan lanjutnya, khususnya di Kecamatan Seranau tidak ada dugaan pelanggaran baik pelanggaran etik, administrasi maupun pelanggaran dugaan pidana pemilihan.
“Sejauh ini dari pagi tadi kami pantau langsung maupun dari grup pengawas se Kotim, belum ada terjadi hal-hal yang menonjol dalam artian dugaan pelanggaran selama pemungutan hingga pasca pemungutan suara bahkan sampai dengan saat ini untuk perhitungan suara di TPS,”bebernya
Dirinya berharap, anggora KPPS maupun pengawas TPS, Linmas maupun masyarakat tertib dalam melaksanakan pesta demokrasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, agar tidak ada terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang signifikan yang mengganggu kondusifitas perhelatan Pilkada di Kotim tahun 2024.
Sementara itu Ketua Panwascam Seranau M Fauzi menyampaikan, pihaknya telah melakukan pemantauan atau memonitoring setiap TPS yang ada khususnya di Kelurahan Mentaya Seberang.
“Alhamdulillah berjalan sesuai dengan peraturan dan tidak ada yang dianggap pelanggaran-pelanggaran menurut peraturan Bawaslu. Alhamdulillah situasi sampai saat ini aman, lancar dan kondusif,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post