KASONGAN – Pelaksanaan debat publik kedua untuk pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Katingan dari awal hingga akhir kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif.
Debat publik kedua di gedung paripurna DPRD Katingan tersebut, dimulai pukul 09.00 WIB dan disiarkan live melalui media TVRI Kalteng dan Youtube KPU Katingan, pada Rabu 13 November 2024.
“Tema debat kedua pada hari ini untuk ketiga paslon adalah mengatasi persoalan daerah melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan potensi daerah untuk kemajuan Kabupaten Katingan. Syukur Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar, aman dan kondusif. Kami juga ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi aktif hadir mengikuti pelaksanaan debat,” Ketua KPU Katingan Wahyuni, di Kasongan.
Dia menjelaskan saat debat publik semua paslon sangat disiplin, artinya sudah mentaati ketentuan aturan yang sudah disampaikan oleh pihak KPU sebelumnya. Adapun paslon tersebut dengan nomor urut (1) Sakariyas-Endang Susilawatie, nomor urut (2) Suhaemi-Nikodemos, dan nomor urut (3) Saiful-Firdaus.
“Sesuai peraturan KPU nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye, bawah debat publik merupakan salah satu dari materi kampanye yang difasilitasi oleh KPU Katingan,” ucap Wahyuni.
Sehingga melalui debat kedua ini, KPU memberikan ruang dan waktu kepada paslon menyampaikan visi-misi dan program kerja kepada seluruh pemilih kabupaten katingan. Karena debat terakhir ini merupakan kesempatan yang harus dimaksimalkan oleh semua paslon.
“Kami berharap dan berdoa, target kita pada angka 80 persen untuk pemilih hadir ke TPS pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Katingan pada 27 November 2024 nanti bisa tercapai. Mohon doa dan dukungannya kepada semua masyarakat Kabupaten Katingan,” ucapnya.
Lanjutnya mengatakan pelaksanaan Kampanye sudah menyisakan 10 hari lagi. Sehingga KPU berharap dalam waktu 10 hari semua paslon benar-benar bisa memaksimalkan agenda kampanye serta harus memantaati setiap regulasi yang ada didalam setiap perhelatan kampanye.
(anr/matakalteng)






















Discussion about this post