SAMPIT – Asiten I Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Rihel menyampaikan, pemerintah siap membantu pemberangkatan kontingen Festival Tandak Intan ke XII yang akan mewakili Kotim pada ajang tingkat provinisi Kalimatan Tengah 2025 mendatang.
“Pemerintah sangat mendukung ini, karena melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilaksanakan bukan hanya sebagai ajang ceremonial belaka akan tetapi kegiatan ini diharapkan semakin mempererat rasa kebersaman dan rasa persaudaraan diantara sesama, baik antara umat beragama, intrent umat beragama dan umat beragama dengan pemerintah,”ujarnya, Jumat 15 November 2024.
Menurutnya, pemerintah bersyukur bahwa kontingen festival tandak yang dikirim untuk mengikuti ditingkat provinsi, tidak satu pun menggunakan putra – putri di luar daerah Kotim.
“Mari kita berdayakan anak–anak kita sendiri, dengan melakukan pembinaan dan mengirim mereka yang di anggap memiliki potensi untuk dibina secara terus–menerus,”tegasnya.
Tambah Rihel, tidaklah terlalu berlebihan jika ia berharap kepada seluruh peserta lomba sekalian, karena apabila prestasi terbaik dapat diperoleh maka hal tersebut dapat menjadi suatu kebanggaan bagi diri pribadi dan juga kebanggaan dan kemenangan bagi seluruh masyarakat Kotim.
“Pada momentum yang sangat berbahagia ini saya ingin menitipkan harapan, mengingat kegiatan ini tidak terlepas dari unsur lomba, maka diharapkan perhatian semua pihak-pihak terkait dengan kegiatan ini, kepada panitia dan dewan juri bekerjalah semaksimal mungkin secara selektif dan objektif sehingga segala keputusan yang di ambil dapat diterima oleh semua pihak,”terangnya.
Kepada para peserta berusahalah dan berjuanglah untuk menjadi yang terbaik dengan cara tidak menggantungkan diri kepada pihak lain apalagi dengan cara-cara yang tidak terpuji.
“Sehingga dari hasil kegiatan ini akan terpilih peserta yang terbaik dari yang baik yang nantinya akan mewakili kabupaten Kotim pada event yang lebih tinggi dan dapat meraih hasil sebagaimana yang kita harapkan bersama,”tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post