SAMPIT – Sebuah rumah warga dan satu unit mushola di Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kerusakan parah setelah dihantam sebuah truk pada Selasa malam, 13 Januari 2026, sekitar pukul 21.40 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di tikungan sebelah kiri arah Sampit–Palangkaraya, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan. Akibat kejadian itu, bagian rumah warga hancur, sementara mushola yang berada persis di pinggir jalan mengalami kerusakan serius, terutama retakan pada tiang bagian depan bangunan.
Informasi di lapangan menyebutkan, benturan keras membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Beberapa warga langsung melakukan upaya evakuasi di lokasi kejadian.
Kepala Desa Patai, Hendrik K., membenarkan peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi, ia mengaku tengah berada di lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan awal.
“Benar, saya masih di lokasi kejadian. Kami bersama warga masih membantu evakuasi,” ujar Hendrik saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa, 13 Januari 2026.
Meski demikian, Hendrik belum dapat menjelaskan secara rinci kronologi kejadian tersebut. Hingga berita ini dinaikan, belum diketahui penyebab pasti kecelakaan, identitas pemilik rumah, maupun identitas sopir truk yang terlibat dalam insiden tersebut.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat kerusakan pada bangunan rumah dan fasilitas ibadah.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post