SAMPIT – Bikin geger warga Jalan Permain, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mayat pria tanpa identitasnya ditemukan sudah mulai membusuk didalam kontrakannya. Kamis, 23 Mei 2024.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mayat ini berawal dari warga sekitar mencuim bau tak sedap yang menyengat selama 2 hari. Penemuan mayat tersebut terjadi pada 11.20 WIB.
Nurbaya, salah seorang warga sekitar menuturkan bahwa awalnya dia dan warga sekitar mencium bau tak sedap yang menyengat. Mereka mengiri bau tersebut bau bangkai binatang.
“Sudah hampir 2 hari kami mencium bau tak sedap tapi masih samar-samar. Pagi tadi baunya sudah menyengat sekali. Akhirnya kami bersama tetangga mencari bau itu,” katanya.
Setelah mencari sumber bau, ia menemukan bahwa bau tersebut berasal dari rumah kontrakan milik korban. Karena di sekitar rumah tersebut, mereka .elihat banyak lalat besar keluar masuk pintu rumah yang terkunci.
“Banyak lalat di rumah itu, soalnya pas kami cari ternyata bau berasal dari rumah korban,” bebernya.
Karena curiga dengan bau yang berasal dari rumah tersebut, ia bersama warga lainnya mendobrak pintu rumah tersebut. Di dalam kamar, mereka menemukan seorang pria yang sudah dalam keadaan meninggal dan membusuk.
“Kaget kami, soalnya mayatnya sudah membusuk dan melepuh, didalam rumah banyak lalat,” bebernya.
Menurutnya, korban tinggal seorang diri dan baru sekitar 5 bulan menempati kontrakan tersebut. Dan juga jarang berbaur dengan para tetangga disekitar kontrakanya.
“Dia jarang berkomunikasi dengan kami. Jadi kami tidak tahu banyak tentangnya. Namanya juga tidak tau, soalnya baru ja dia ni,” ujarnya.
Polisi dan relawan PMI yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi jenazah korban ke ruang mayat RSUD dr Murjani Sampit untuk dilakukan visum.
Hingga berita ini dinaikkan belum diketahui pasti penyebab kematian pria tersebut. Saat ini polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas korban dan penyebab kematiannya.
“Anggota kami sudah mengevakuasi mayat tersebut, saat ini masih proses penyelidikan. Nanti akan kami sampaikan,” ucap Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post