SAMPIT – Seorang pria berinisial TR (34) berlumuran darah usai dibacok oleh seorang pria berinisial I (50), di Jalan Tjilik Riwut tepatnya di area SPBU, Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sementara, motif dari kejadian ini diduga lantaran permasalahan dendam pribadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam sebuah video berdurasi 18 detik yang beredar, terlihat seorang pria yang tidak menggunakan baju berlumuran darah di sekujur tubuhnya.
Sementara, Kapolsek Cempaga Hulu, Iptu Ahmad Januar Ganari menyatakan, peristiwa penganiayaan bermula saat korban dan terduga pelaku berada di SPBU Pelantaran dan terjadi perselisihan antara keduanya.
“Saat itu pelaku mengambil satu bilah senjata tajam jenis parang mandau dari mobil,” katanya kepada wartawan ini, Senin 28 Agustus 2023.
Dirinya menerangkan, setelah mengambil mandau di mobilnya, terduga pelaku kemudian menggunakan mandau tersebut untuk membacok korban ke arah kepala dan dada korban.
“Saat itu kedua orang korban dan pelaku saling berebur mandau. Saat perebutan mengakibatkan korban mengalami luka robek di bagian telapak tangan kiri sampai ke jari telunjuk sekitar 20 sentimeter dengan kedalaman 5 sentimeter. Luka robek pada telapak tangan kanan sekitar 10 sentimeter,” ucapnya.
Lanjutnya, korban berinisial TR juga mendapat luka robek di bagian kepala belakang sebelah kiri dengan panjang sekitar 15 sentimeter dan dalam 5 sentimeter dan Luka robek pada dada sekitar 30 sentimeter dan dalam 1 sentimeter selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Cempaga Hulu.
“Setelah itu, kami menerima laporan dan langsung mengamankan pelaku dan kemudian kami lakukan penyelidikan terkait masalh ini,” tukasnya.
(gus/matakalteng.com)





















Discussion about this post