PALANGKA RAYA – Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh wanita paruh baya berinisial SY.
Sebelumnya, seorang wanita paruh baya berinisial SY ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di bilangan Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Minggu 7 Mei 2023 malam.
Untuk mengungkap penyebab kematian, jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, guna dilakukan visum.
“Sementara kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau kejahatan pada tubuh korban. Tapi kita akan melakukan visum,” ucap Kapolsek Sabangau, Ipda Ali Maffud, usai mengevakuasi jasad korban.
Korban pertama kali ditemukan dalam posisi tidak mengenakan celana dan hanya menggunakan baju bewarna hijau serta menggunakan popok untuk orang dewasa.
Bahkan pada saat ditemukan, jasad korban telah mengeluarkan aroma tak sedap, namun belum diketahui pasti sudah berapa lama korban meninggal dunia.
“Tak ada tanda kekerasan pada tubuh almarhum, namun secara fisik memang ada luka amputasi pada kaki kiri,” ungkapnya.
Luka amputasi yang ditemukan tersebut dikarenakan almarhum mengidap penyakit diabetes. “Berdasarkan keterangan warga yang sering memberikan makan, korban selama hidupnya bekerja serabutan,” tandasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post