SAMPIT – Rencana pemerintah pusat untuk mendirikan Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) Balai Latihan Kerja (BLK) di Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat apresiasi tinggi dari legislatif, karena diyakini akan membawa dampak positif yang besar bagi daerah.
Salah satunya Kotim bisa menjadi rumah untuk me nghasilan tenaga kerja siap pakai dan berkualitas jika memang rencanatersebut terealusasi.
“Kita berharap pendirian UPTP BLK ini berjalan lancar sehingga bisa segera beroperasi. Pemerintahdaerahjuga sangat serius, dibuktikan dengan hibah lahan yang sudah diserahkan untuk pembangunan UPTP BLK tersebut,”kata Ketua DPRD Kotim, Rinie Anderson, Senin 8 Mei 2023.
Menurutnya, kehadiran BLK ini nantinya akan dapat mengoptimalkan upaya peningkatan sumber daya manusia, khususnya dalam hal keterampilan kerja. Tujuannya agar masyarakat mempunyai daya saing tinggi dibursa kerja karena memiliki keterampilan kerja yang mumpuni.
“Kami di DPRD mendukung penuh program ini. Kami minta Dinas Tenaga Kerja untuk terus memonitor agarbisa membantu jika dalam pelaksanaan di lapangan terdapat kendala. Kita semua harus mendukung program ini,” tegasnya.
Sebelumnya, tim dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) membuktikan komitmen mereka untuk membangun UPTP BLK Kotim dengan mengalokasikan anggaran Rp800 juta untuk tahap awal pembangunannya.
Tanah yang dihibahkan untuk pendirian UPTP BLK tersebut terletak di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 4,5 Kota Sampit. Tanah seluas 4,5 hektare itu sebelumnya ditempati Dinas Ketahanan Pangan Kotim. Selain itu juga ada lahan seluas 20 hektare di Jalan Jenderal Sudirman km 16 yang sudah disiapkan.
Rencananya tanah di km 4,5 akan dibangun bangunan UPTP BLK, sedangkan di km 16 disiapkan untuk pengembangan dan kegiatan lapangannya. Saat ini baru tahap awal. Selanjutnya mungkin sekitar Rp20 miliar untuk bangunannya yang akan dikerjakan sekaligus pada 2024.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post