SAMPIT – Sesuai dengan tujuan dari pelaksanaan pemilihan guru dan kepala sekolah prestasi, disebutkan salah seorang juri pemilihan guru berprestasi di Kabupaten Kotim yakni Suyoso menyebutkan, pertama yang dinilai adalah kinerja formula.
“Dari kinerja itu akan dapat diketahui melalui inovasi yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah dilaporkan dalam bentuk karya tulis ilmiah, selanjutnya karya tulis ilmiah itu dinilai dalam 2 form,”ujarnya, Rabu 28 Agustus 2024.
Yaitu kata Suyoso, yang pertama adalah konten dari karya tulis ilmiahnya yang kedua presentasi dari karya tulis ilmiah. Kemudian, kinerja kedua dinilai dari wawasan profesionalitas guru dalam melaksanakan tugas dalam bentuk tes tulis.
“Dan yang terakhir adalah pengalaman kerja akan diuji melalui wawancara kinerja, karena itu ada empat komponen. Yang berhasil menjadi prestasi nanti akan dikirim ke provinsi,”ucapnya.
Tambahnya, yang pertama para guru kepala sekolah terbaik tingkat kabupaten akan diikutkan dalam momen-momen yang di provinsi ada pemilihan serupa berupa pemilihan guru dan kepala sekolah serta pengawas prestasi. Sedangkan ditingkat nasional ada peserta guru kepala sekolah berprestasi inspiratif di festival kurikulum.
“Untuk guru berprestasi ini sudah dimulai dari tahun 2008 berarti ini sudah 16 tahun. Prestasi yang terbaru itu dari Pak Suprianto pada 2022 kemudian saya 2021. Kalau yang prestasi tertinggi kabupaten Kotawaringin Timur para tahun 2012 kebetulan saat itu saya sebagai terbaik satu nasional, sehingga diberi kesempatan untuk menjadi inventarator nasional,”bebernya.
Menurutnya, hari ini jumlah peserta meledak yang mana sebelumnya ia mendampingi kabupaten lain antara lain Seruyan peserta hanya 34 guru dan itu dinilai sudah sangat bagus. Sedangkan sekarang di Kotim mencapai 41 peserta.
“Ini luar biasa, karena mereka mendaftar secara mandiri. Memang ada yang karena perwakilan dari sekolah namun ada juga yang karena di sekolah itu memiliki beberapa guru inovatif, akhirnya mereka yang ikut bukan hanya satu perwakilan ada yang dua guru,”sebut Suyoso.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post