SAMPIT – Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur Suyoso menyampaikan, 90 persen peserta yakni guru yang mengikuti Bimbingan Teknis Inovasi Pembelajaran di Kotim sudah mencapai sasaran dan 10 persennya perlu penguatan berkelanjutan.
“Saya menilai, selama pelaksanaan Bimtek Inovasi Pembelajaran, yang pertama wawasan guru tentang pelaporan karya praktik baik dalam bentuk karya tulis ilmiah memang masih perlu dikuatkan secara berkelanjutan,” ujarnya, Minggu 21 Juli 2024.
Yakni melalui pendampingan langsung lanjutnya, dengan model praktek yaitu dengan penguatan inovasi pembelajaran sesuai dengan pengalaman di wilayah masing-masing.
“Kemudian, pemahaman tentang prosedur pembuatan laporan praktik baik berupa karya tulis ilmiah, yang ketiga adalah bagaimana pengembangan unsur karya tulis ilmiah yang didukung data valid, dan keempat adalah kemampuan memberikan validitas bukti praktik baik berupa karya yang dihasilkan, media yang dihasilkan, konten yang dihasilkan, aplikasi yang dihasilkan, maka dapat disimpulkan memang 90 persen atau rata-rata guru sudah memahami,” jelasnya.
Menurut Suyoso, materi yang disampaikan dalam kegiatan menekankan beberapa hal, yang pertama adalah membuat laporan pelaksanaan pembelajaran inovatif, dalam bentuk karya tulis, laporan praktik baik atau best praktik.
“Isi dari praktik baik pembelajarannya terdiri atas inovasi pemberdayaan media pembelajaran berbasis digital, sumber belajar inovatif, konten pembelajaran inovatif, pengembangan P5, asesmen pembelajaran dan pengembangan program asesmen pelaksanaan kurikulum merdeka,” bebernya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post