SAMPIT – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Parenggean, di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama puskesmas setempat mensosialisasikan kepada peserta didik terkait dampak asap rokok.
Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Noorliyana mengatakan, melalui kegiatan ini juga pihaknya bersama puskesmas dan sekolah-sekolah berupaya memberikan pemahaman kepada siswa.
“Dari kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengendalian dampak asap rokok terhadap kesehatan dan memberikan edukasi bahaya merokok. Terutama untuk kesehatan,” ujarnya, Selasa 31 Mei 2022.
Asap rokok ujarnya, mengandung ribuan bahan kimia diantaranya banyak zat beracun dan bersifat karsinogenik yang bisa tinggal di suatu permukaan. Bila terpapar dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan meningkatkan resiko kanker, serangan asma, masalah paru – paru, infeksi tenggorokan dan mata.
“Terutama pada remaja yang masih usia sekolah, diharapkan untuk tidak mencoba-coba merokok. Karena asap rokok dapat diserap ke semua permukaan yang berpori, zat beracun dari asap rokok akan menetap lama di semua perabot rumah tangga yang terkontaminasi,” jelasnya.
Lanjutnya, daripada menanggulangi bahaya merokok lebih baik dicegah dengan tidak merokok. Karena untuk menghilangkan zat sisa asap rokok sangat sulit dilakukan.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post