KUALA PEMBUANG – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agar melakukan pemetaan mengenai kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang ada di seluruh sekolah di wilayah setempat.
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, khususnya untuk sekolah-sekolah yang memang menjadi kewenangan dari kabupaten, seperti Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Maksud saya seperti ini, Disdik itu harus menghitung berapa anggaran yang digelontorkan untuk belanja pegawai dan berapa anggaran yang untuk pendukung sarpras, dan nanti dilihat berapa anggaran yang kurang,” katanya, Senin 8 Mei 2023.
Karena dirinya meyakini bahwa Disdik pasti memiliki data mengenai kebutuhan sarpras dan sekolah-sekolah yang memang tidak memenuhi syarat, baik itu dari daerah hilir hingga ke hulu.
Dari hal tersebut, maka Disdik harus membuat pemetaan mengenai program pemenuhan sarpras di sekolah-sekolah. “Kalau kita sudah tahu berapa kurangnya, kita bisa anggarkan untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Dan kalau memang dari anggaran yang ada tidak mencukupi, maka hendaknya dilakukan penambahan. “Anggaran Disdik itukan minimal 20 persen dari APBD. Ya kalau memang nanti masih kurang kita tambah, tapi harus jelas peruntukkannya,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post