SAMPIT – Rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang menganggarkan dana untuk pembelian seragam bagi pelajar sekolah dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) diapresiasi anggota DPRD setempat.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Abdul Sahid berharap, pemberian seragam gratis dapat meringankan beban biaya para orang tua untuk menyekolahkan anak mereka, terutama bagi yang kurang mampu.
“Kami Komisi III yang membidangi pendidikan mendorong pemerintah daerah untuk segera merealisasikan rencana itu,” katanya, Senin 8 Juli 2019.
Menurut Sahid, selama ini setiap tahunnya anggaran untuk sektor pendidikan mencapai Rp 300 milliar lebih atau sekitar 26 persen dari APBD Kotim
Dari total anggaran tersebut sebagian besar dipergunakan untuk membayar gaji pegawai yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim dan membayar dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah.
Lanjut dia, meski harus membayar gaji pegawai dan Bosda, jika dikelola dengan baik, anggaran tersebut pasti cukup. Sekarang tinggal pemerintah kabupaten serius atau tidak melaksanakan rencana tersebut?
Sahid berharap, nantinya penyediaan seragam gratis tersebut tidak hanya terhadap siswa yang berada di sekolah negeri. Tetapi juga pelajar di sekolah swasta.
“Pembagian seragam gratis hendaknya harus dilakukan merata, terutama bagi siswa kurang mampu jangan sampai ada yang ketinggalan,”.
(ary/matakalteng.com)
















Discussion about this post