KASONGAN – Tantangan generasi muda di era digitalisasi semakin kompleks. Judi online, narkoba, perundungan, hingga pengaruh budaya asing dinilai berpotensi melemahkan nilai-nilai kebangsaan. Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Alfriyano, mengajak Gerakan Pramuka untuk tampil sebagai garda terdepan dalam memperkuat karakter generasi muda.
Menurutnya, Pramuka tidak hanya sekadar organisasi kepanduan, tetapi juga wadah pendidikan nonformal yang memiliki peran vital dalam mendukung program pemerintah.
“Pramuka harus adaptif dengan zaman, meningkatkan literasi digital, menyebarkan konten positif, serta menjadi benteng penangkal hoaks,” tegas Alfriyano, politisi PKB, Rabu 10 September 2025.
Dia menambahkan, transformasi Gerakan Pramuka perlu dilakukan melalui pembaruan kurikulum, pengembangan kewirausahaan, serta pembinaan generasi muda agar tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.
Selain itu, Alfriyano juga menekankan pentingnya peran nyata Pramuka dalam kegiatan sosial, seperti aksi kemanusiaan saat bencana, pelestarian lingkungan, hingga pengabdian masyarakat. “Kami yakin, sumber daya manusia unggul hanya lahir melalui pendidikan karakter yang kuat,” jelasnya.
Di akhir pernyataan, dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi. “Gerakan Pramuka harus menjadi pilar kekuatan bangsa dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, berdaya saing, dan siap memimpin di masa depan,” pungkasnya.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post