PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah terus mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan sebagai instrumen mitigasi sekaligus solusi awal sebelum persoalan berujung ke ranah hukum.
Anggota Pansus Raperda, Yetro Midel Yoseph, mengatakan raperda tersebut merupakan inisiatif DPR yang ditargetkan segera rampung melalui pembahasan serius dan terbuka terhadap masukan masyarakat. “Perda ini harus benar-benar menjadi guidance, acuan utama dalam penyelesaian sengketa ataupun potensi konflik pertanahan,” ujarnya, Selasa 3 Maret 2026.
(advjeg_s_module_200855_0_6a27ec9e16d57 "= {"der_botn"> <:"","firtitle"> <:"a juga berita lainnya <:"","url<:"","der_bote pr<:"ding_6 je","der_botbackgnd"> tbackgnd"> <:"","der_botfing rtauthor/:"","der_botfing rt">DP:"","der_botfing rt"">FO:"All","oky_shatsma":false,"t_titl pr<:"tsma","tent_top_ pr<:"all","oponsor/:false,"ber="8atsma":"4","t_titoff">
