• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Okki: “Variasi Lapangan Kerja Minim, Penyerapan Tenaga Terampil Tersendat”

Okki: “Variasi Lapangan Kerja Minim, Penyerapan Tenaga Terampil Tersendat”

Kamis, 11 Desember 2025
in DPRD Kalimantan Tengah
A A
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana.

Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA – Tingginya proporsi pekerja informal di Kalimantan Tengah yang mencapai 50,15 persen dinilai mencerminkan belum siapnya struktur industri dan keterbatasan lapangan kerja formal di daerah. Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, menanggapi perkembangan ketenagakerjaan terbaru, Kamis 11 Desember 2025.

Okki menilai dominasi pekerja informal bukan sekadar persoalan status tenaga kerja, tetapi berkaitan dengan belum optimalnya regulasi dan penyediaan kesempatan kerja yang lebih terstruktur. “Memang agak rumit kalau membahas lapangan pekerjaan informal yang lebih banyak daripada formal. Itu berarti dari sisi industri kita masih belum teregulasi dengan baik,” ujarnya.

Baca juga berita lainnya

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah

Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan

PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM

Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat

Menurutnya, banyak pekerja yang dikategorikan informal sebenarnya tetap terlibat dalam sektor industri, seperti perkebunan, namun tidak memiliki ikatan kerja yang formal. “Walaupun pekerjaan mereka informal, sebenarnya mereka masih tergabung dalam berbagai macam industri. Tapi mungkin belum dikontrak atau belum bekerja sama secara formal,” jelasnya.

Okki menyebutkan kondisi tersebut masih dapat dimaklumi, tetapi tetap memerlukan langkah korektif dari pemerintah. “Harapannya paling tidak dalam lima tahun ke depan angka ini bisa ditekan menjadi lebih kecil,” katanya. Dia menilai pekerja informal tidak selalu berada dalam posisi rentan, namun kepastian kerja tetap menjadi prioritas.

“Kalau masyarakat punya kepastian kerja di bidang formal BPJS ditanggung dan lain-lain, itu langkah lebih baik. Atau pekerjaan berkontrak sekarang bisa diangkat menjadi pegawai tetap,” ungkapnya. Menanggapi data BPS tenaga kerja berpendidikan SD yang masih mendominasi, Okki menilai komposisi tersebut berkaitan langsung dengan karakter ekonomi daerah.

“Dengan serapannya seperti itu, berarti lebih banyak di industri perkebunan,” ujarnya. Ia menjelaskan, Kalteng masih berada pada level ekonomi berbasis tenaga fisik, bukan pada sektor yang membutuhkan keterampilan spesialis. “Lapangan pekerjaan yang tersedia itu masih di lingkungan pekerja kasar, sementara yang kantoran-kantoran memang masih mini,” jelasnya.

Okki menegaskan bahwa persoalan terbesar bukan kekurangan SDM semata, melainkan kurangnya pilihan pekerjaan formal yang mampu menampung tenaga kerja berpendidikan lebih tinggi. “Ironisnya menurut saya, kekurangannya adalah variasi pekerjaan,” tegasnya. Dia menyebut meski lapangan kerja cukup banyak menyerap tenaga kerja berpendidikan rendah, ketersediaan sektor perkantoran masih sangat terbatas.

“Untuk bidang perkantoran, nyatanya kita belum banyak menyerap tenaga kerja. Itu yang harus dibenahi,” ungkapnya. Okki mendorong diversifikasi ekonomi daerah agar ketergantungan pada sektor perkebunan dapat berkurang dan penyerapan tenaga kerja menjadi lebih seimbang.

(nra/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Polda Kalteng Kembali Kirim 299 Paket Logistik Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Next Post

Polsek Bukit Batu Pantau Debit Sungai Rungan, Air Terpantau Mengalami Penurunan

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah
DPRD Kalimantan Tengah

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah

Selasa, 7 Juli 2026
Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan
DPRD Kalimantan Tengah

Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026
PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM
DPRD Kalimantan Tengah

PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM

Selasa, 7 Juli 2026
Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat
DPRD Kalimantan Tengah

Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat

Kamis, 2 Juli 2026
DPRD Minta Kajian Kelayakan Jadi Dasar Pengembangan RS Kalawa Atei
DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Minta Kajian Kelayakan Jadi Dasar Pengembangan RS Kalawa Atei

Kamis, 2 Juli 2026
DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Kalteng Minta PLN Buka Informasi Soal Pemadaman Bergilir

Rabu, 1 Juli 2026
Load More
Next Post

Polsek Bukit Batu Pantau Debit Sungai Rungan, Air Terpantau Mengalami Penurunan

Polresta Palangka Raya Semarakkan Natal dengan Berbagi Suka Cita bersama Anak Panti Asuhan

Seleksi Lelang Jabatan Masuk Tahap Penulisan Makalah, Peserta Dibagi Tiga Sesi

Tahapan Asesmen Lelang Jabatan di Kotim Akan Gunakan Assessment Center BKD Jawa Timur

Kondisi Banjir Meluas, Desa Hanjalipan Mulai Digenangi Banjir

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK