PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki potensi yang besar pada sektor pertanian dan perikanan. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi inflasi. Pada rapat dengar pendapat antara Komisi II DPRD Kalteng dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, terungkap bahwa pada tahun 2023 Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan operasi pasar dengan baik untuk menekan inflasi.
Pada tahun 2024, anggaran Dinas Ketahanan Pangan untuk operasi pasar dan belanja pegawai mencapai 16,8 miliar. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga akan melakukan pembibitan komoditas pangan untuk masyarakat yang membutuhkan, khususnya terkait dengan stunting. Ini menunjukkan bahwa pemerintah Kalteng tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi tetapi juga kesehatan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mengatakan bahwa Kalteng memiliki potensi besar dalam mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat lokal dan nasional. Oleh karena itu, ditingkatkannya porsi anggaran pelaksanaan program ketahanan pangan untuk mencapai efektivitas yang lebih maksimal masih sangat diharapkan. “Terlebih lagi, ketahanan pangan merupakan dinas yang sangat vital sehingga diperlukan sinergi dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” sebutnya, Minggu 26 November 2023
Dia juga menyebutkan dalam upaya membangun ketahanan pangan dan ekonomi, diperlukan upaya untuk meningkatkan efektivitas program ketahanan pangan. Ini dapat menjadi kunci untuk menjadikan Kalteng sebagai daerah yang mandiri secara pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Oleh karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam memajukan ketahanan pangan dan ekonomi pada Kalteng,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post