PALANGKA RAYA – Kesehatan merupakan hak dasar setiap individu. Namun, masih banyak wilayah pelosok di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang belum memiliki fasilitas dan sarana prasarana (Sapras) kesehatan yang memadai. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kalangan DPRD Kalteng, khususnya Anggota Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Andayani.
Menurutku Andayani, peningkatan Sarana Prasarana (Sapras) kesehatan di wilayah pelosok di Kalimantan Tengah membutuhkan dukungan dari pemerintah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Maka dari itu dirinya mendorong agar sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian serius pihak terkait khususnya bagi daerah yang belum memiliki fasilitas dan Sapras kesehatan yang memadai.
“Sapras dan fasilitas kesehatan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan sektor kesehatan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang baik dan terjangkau,” ujarnya, Jumat 27 Oktober 2023.
Peningkatan Sapras dan fasilitas kesehatan di pelosok kerap disampaikan oleh masyarakat saat melaksanakan reses. Oleh karena itu, perhatian pada sektor kesehatan di Kalimantan Tengah harus terus meningkat dan ditingkatkan.
“Kebutuhan tenaga medis yang disebar secara merata hingga pelosok daerah juga sangat penting. Ketersediaan dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya di setiap wilayah di Kalimantan Tengah harus dipertimbangkan, agar masyarakat yang tinggal di pelosok juga dapat merasakan pelayanan kesehatan yang baik,” ungkap Wakil rakyat dari Dapil V meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau.
Dia menyatakan peningkatan Sarana Prasarana (Sapras) kesehatan yang merata di seluruh wilayah Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius DPRD Kalteng. Pemerintah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota diharapkan dapat memberikan dukungan serupa untuk peningkatan kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post