PALANGKA RAYA – Sejumlah daerah di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini, terutama di daerah pelosok sektor pendidikan kurang diperhatikan dan masih sangat tertinggal dari perkotaan. Padahal, pendidikan ini merupakan hak semua warga negara.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng Faridawaty Darland Atjeh. Dia mendorong pemerintah baik daerah maupun provinsi agar memberikan perhatian lebih terhadap sektor pendidikan di Kalteng ini.
“Sektor pendidikan ini perlu mendapat perhatian lebih karena pendidikan merupakan salah satu ujung tombak dalam meningkatkan SDM di daerah agar berkualitas dan berdaya saing,” ungkap Farida, Selasa 23 November 2021.
Dia menilai saat ini masih banyak sejumlah lembaga pendidikan di daerah yang tertinggal baik dari segi sarana dan prasarananya maupun tenaga pengajarnya.
“Tidak boleh ada ketimpangan, antara di kota dan di daerah kecamatan atau desa pelosok. Seperti saat kami reses di Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu, banyak warga setempat mengharapkan adanya pembangunan SMA di wilayah itu. Karena saat ini SMA di daerah setempat tidak ada,” ujarnya.
Sementara SMA yang ada di kecamatan setempat letaknya sangat jauh. Kondisi ini lah yang diharapkan masyarakat agar lembaga pendidikan tersebut dibangun di daerah mereka.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post