KUALA KURUN – Untuk mengembangkan usaha yang digeluti sehingga semakin maju, diminta kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Gumas agar lebih kreatif dan membuat suatu inovasi, dengan menciptakan produk yang unggul.
“Kreatif dan inovatif disini adalah pelaku UMKM itu harus menciptakan produk yang memiliki nilai jual tinggi, dimana bahan baku banyak tersedia di daerah ini,” kata Anggota DPRD Kabupaten Gumas Untung Jaya Bangas, Rabu, 29 Mei 2024.
Dia mencontohkan, ketika musim panen buah, maka harga buah pasti akan jadi murah, sehingga tidak jarang ada buah yang tidak laku terjual, dan akhirnya menjadi busuk.
“Kalau pelaku UMKM kreatif, maka hasil panen buah yang melimpah itu bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi dodol atau keripik, sehingga memiliki nilai jual lebih dan tidak terbuang percuma karena busuk,” terangnya.
Dia menuturkan, masih banyak contoh lain dalam pemanfaatan sumber daya alam yang dapat diolah, sehingga memiliki nilai jual lebih. Untuk itu, penting bagi pelaku UMKM memiliki kreativitas dan inovasi.
“Kuncinya kita harus lebih kreatif dan inovatif. Para pelaku usaha juga harus mampu menggali berbagai peluang yang tersedia,” jelas Politisi Partai Demokrat ini.
Terpisah, Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Gumas Sudin mengakui, 90 persen pelaku UMKM masuk kategori tersier. Sedangkan UMKM kategori primer kurang dari lima persen, dan sekunder atau penyedia jasa masih sangat kecil.
“Artinya kemampuan Kabupaten Gumas dalam menciptakan pelaku UMKM masih sangat kecil. Dengan demikian, kami akan menyusun kegiatan yang fokus pada upaya mendorong masyarakat untuk memiliki jiwa wirausaha,” tandasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post