SAMPIT – Asisten I Setda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rihel mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik. Pasalnya, hampir sebagian besar kebakaran di Kotim terjadi akibat arus pendek.
“Saya mengingatkan warga untuk memperhatikan instalasi listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran,” kata Rihel yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Rabu, 29 Mei 2024.
Disampaikan, dirinya mewakili Bupati Kotim Halikinnor tidak bosan mengingatkan agar melakukan pengecekan instalasi listrik. Karena sejauh ini kebakaran seperti di Desa Bagendang Tengah Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) dan kebakaran di Panti Asuhan Annida Qolbu di Kecamatan Baamang yang baru terjadi.
Kebakaran di Annida Qolbu terjadi pada pukul 7.30 WIB diduga karena arus pendek atau orsleting listrik. Percikan api yang ditimbulkan tersebut kemudian melalap benda yang mudah terbakar hingga menghanguskan bangunan tersebut. Korban mengalami kerugian sekitar Rp500 juta.
Untuk itu dengan kejadian ini meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan saluran instalasi listrik, agar menghindari kejadian kebakaran. Juga diminta agar masyarakat menghindari penumpukan beban listrik pada satu kontak.
“Semoga ini dapat menjadi pelajaran bagi semua warga untuk benar-benar memperhatikan instalasi listrik,” pungkasnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post