SAMPIT – Biasanya saat minum obat harus dibilas dengan tegukan air putih untuk memaksimalkan kemanjurannya. Namun, ada juga beberapa orang yang minum obat dengan teh hangat atau teh manis, untuk menyamarkan sensasi pahit dari obat tersebut.
“Minum obat dengan teh memang dapat membantu menyamarkan rasa pahit dari obat yang dikonsumsi. Meski demikian, hal ini tidaklah dianjurkan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, Minggu 18 Februari 2024.
Didalam pencernaan, senyawa kafein yang terdapat pada teh dapat berikatan dengan zat kimia dalam obat sehingga menyebabkan obat sulit dicerna. “Interaksi obat dengan kafein ini dapat menurunkan efektivitas kerja obat di dalam tubuh,” tegasnya.
Selain itu, kafein dapat dengan dengan mudah merangsang sistem saraf pusat sehingga menimbulkan rasa gugup, sakit perut, sulit berkonsentrasi, sulit tidur, peningkatan denyut jantung, dan peningkatan tekanan darah. “Efek samping kafein ini juga semakin menghambat kerja obat untuk menyasar sumber penyakit di dalam tubuh,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post