SAMPIT – Unang Koswara seorang pedagang pigura di Jalan DI Panjaitan, Kota Sampit, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin mengaku, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia membawa berkah bagi penjualannya.
“Kalau habis pelantikan kemarin alhamdulilah seharian menerima pesanan dan ganti gambar Presiden dan Wakil Presiden,”ujarnya, Selasa, 22 Oktober 2024.
Menurutnya, untuk gambar presiden dan wakil presiden ia memang sudah sejak 2 bulan lalu mempersiapkan, terutama dari perkebunan kelapa sawit yang banyak terdapat sekolah sudah sebulan sebelum pelantikan mereka memesan sejumlah 5 pasang hingga 10 pasang.
“Dan yang jauh-jauh seperti kantor di daerah hulu mereka juga sudah siap sebelum dilantik, karena sudah pasti,”ungkapnya.
Tambahnya, harga untuk sepasang pigura beserta foto Presiden dsn Wakil Presiden Republik Indonesia dijual dengan harga standar, yakni satu pasang yang kecil dijual Rp 200 ribu, sedsngkan yang ukuran besar Rp 300 ribu per pasang.
“Paling banyak dicari ukuran kecil, yang besar biasanya kantor saja. Kalau dari dalam kota biasanya mereka baru beli setelah dilantik, mungkin karena merasa dekat saja membeli. Kemarin waktu hari pelantikan itu seharian full toko dengan pembeli. Berbeda dengan mereka yang jaraknya cukup jauh ke Kota Sampit,”bebernya.
Saat pelantikan tambah Unang, ia berhasil menjual kurang lebih sampai 10 pasang per hari, untuk pendapatan dari gambar presiden saja.
“Pelantikan presiden ini membawa berkah bagi kami penjual pigura, dan moment ini juga yang kami tunggu, karena biasanya kecuali ada lomba baru banyak pembelian pigura untuk piagam pengharagaan,” ungkapnya.
Diketahui, pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang baru ini, sejak satu bulan sebelum dilantik dirinya sudah menerjma banyak pesanan yang masuk. Dan ia menyiapkan kurang lebih 100 pasang piguran beserta foto yang sekarang ini hanya tersisa beberapa buah saja.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post