PALANGKA RAYA – Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini mengindikasikan, bahwa 72,14% kabupaten/kota di Luar Pulau Jawa dan Sumatera mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), secara khusus kenaikan tertinggi terjadi di Poso dengan nilai IPH mencapai 5,36%.
Selama minggu keempat November 2023, komoditas seperti cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan telur ayam ras terus mengalami kenaikan harga setiap minggunya.
“Pada minggu keempat November 2023, harga rata-rata komoditas tersebut relatif meningkat dibandingkan dengan rata-rata harga di Oktober 2023. Hal ini menambah beban bagi pengendalian inflasi di seluruh Indonesia,” sebutnya, pada Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, Senin, 27 November 2023.
Pudji juga menambahkan, bahwa cabai merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan signifikan untuk fluktuasi harganya pada minggu keempat Bulan November ini, dan fluktuasi tersebut terjadi di 164 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Dalam situasi seperti ini, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menghadapi kenaikan harga komoditas yang terus meningkat setiap minggunya. Pemerintah dapat melakukan upaya-upaya untuk mengendalikan ketergantungan impor dalam negeri, meningkatkan produksi komoditas lokal, dan memperkuat pasar tradisional. Masyarakat juga perlu berpartisipasi aktif dengan memperhatikan aspek ekonomi dalam pengambilan keputusan sehari-hari.
“Hal ini perlu dilakukan agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan dengan baik dan efektif. Dengan harapan situasi harga komoditas bisa lebih stabil dan menguntungkan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post