SUKAMARA – Sosialisasi pengawas dan pemotongan hewan kurban kembali digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskeptan) Sukamara, kali ini Kecamatan Sukamara mendapat giliran untuk kegiatan sosialisasi jelang hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Mendawai Kecamatan Sukamara itu menghadirkan, Kapala Kantor Kementerian Agama Sukamara, M Misbah sebagai narasumber yang memberikan informasi seputar pemotongan hewan kurban yang harus menjaga kehalalan secara syar’i.
“Dalam berqurban harus menjaga kehalalan secara syar’i, karena itu penting sekali untuk dilakukan sosialisasi apa itu menjaga kehalalan secara syar’i dan kedepannya akan diadakan pelatihan juleha atau juru sembelih halal,” terang M Misbah, Kamis, 6 Juni 2024.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diskeptan) Sukamara, Sri Pambudi menjelaskan jika sosialisasi pengawas dan pemotongan hewan kurban dimaksudkan untuk menjamin daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal.
“Peserta sosialisasi juga dibekali informasi mengenai hewan qurban yang memenuhi syarat baik dari segi keagamaan maupun kesehatan,” kata Sri Pambudi.
Sri Pambudi juga meminta agar para panitia kurban yang ada di Kabupaten Sukamara untuk memperhatikan kesejahteraan hewan saat sebelum dan pada saat proses penyembelihan.
“Kami minta panitia kurban perhatikan kesejahteraan hewan kurban karena, dalam pelaksanaan kurban, baik sebelum maupun selama penyembelihan diharapkan sapi merasa nyaman dan tidak stres,” jelas Sri Pambudi
“Hal ini agar hewan lebih mudah dalam proses penyembelihan,” sambungnya.
Sri Pambudi menegaskan bahwa, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sukamara akan melaksanakan pemeriksaan ante mortem dan post mortem. Pemeriksaan ante mortem diterapkan bagi pedagang hewan kurban dengan diberi label “SEHAT” pada hewan yang telah diperiksa dan dinyatakan lolos sebagai hewan kurban.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post