SUKAMARA – Penjabat (Pj) Bupati Sukamara, Kaspinor mengatakan syukuran panen raya padi yang digelar oleh masyarakat petani di Desa Sungai Pasir memiliki makna ekspresi rasa syukur kepada Tuhan Yang maha esa atas rezeki yang telah diberikan, serta penghormatan kepada alam mengingat pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Hal itu diungkapkan Kaspinor saat panen raya padi di areal persawahan Beruntung Jaya Gapoktan Maju Jaya Dusun Teruntum pada Kamis, 18 April 2024.
Kaspinor yang datang langsung ke acara syukuran panen raya padi di Dusun Teruntum Desa Sungai Pasir mengatakan bahwa kedatangannya ke lokasi pertanian tersebut sudah yang ke delapan kali dinilai pada saat lahan tersebut masih gersang akibat kemarau panjang tahun lalu.
“Syukuran panen raya tadi ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan ketekunan petani dalam mengolah lahan pertanian sehingga berhasil panen,” ucapnya.
Menurutnya panen padi yang berhasil digelar oleh Gapoktan di Desa Sungai Pasir merupakan hal untuk mengajarkan pada masyarakat lain tentang nilai-nilai disiplin, kesabaran dan ketelitian dalam mencapai tujuan.
Selain itu, syukuran panen raya padi tersebut juga menjadi momen dimana komunitas petani berkumpul, berbagi kegembiraan dan saling membantu dengan semangat Gawi Barinjam.
“Tradisi ini memperkuat ikatan sosial dan memupuk semangat gotong royong di antara kita semua,” ucapnya.
“Kesempatan ini juga bisa digunakan untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman antara generasi tua dan generasi muda,” lanjut Kaspinor.
Sementara itu, luasan lahan yang berhasil panen raya padi mencapai 600 hektar dimana 200 hektar telah melakukan panen terlebih dahulu lantaran melakukan tanam padi lebih awal.
“Patut kita syukuri bahwa hasil panen ini dimana dalam satu hektar bisa mendapatkan 2 sampai 3 ton gabah, dan ini harus ditingkatkan lagi untuk kedepannya,” tuturnya.
Sedangkan jenis padi yang ditanam dilahan Desa Sungai Pasir terdiri dari beberapa jenis yakni pandan wangi dan juga jenis padi Ciherang dengan hasil produksi yang sudah panen untuk musim tanam saat musim kering sebanyak 500 ton.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post