SUKAMARA – Berbagai upaya di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukamara untuk peningkatan ketahanan pangan, salah satu yang dilakukan adalah mengoptimalkan aset lahan terlantar milik Pemda setempat.
Penjabat Bupati Sukamara Kaspinor mengatakan bahwa dalam upaya peningkatan ketahanan pangan daerah, pihaknya memanfaatkan aset-aset daerah yang selama ini terlantar. “Kita manfaatkan lahan terlantar milik Pemda,” kata Kaspinor, Sabtu 3 Februari 2024.
Menurut Kaspinor, banyak aset-aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara yang berada di dalam Kota Sukamara yang dibiarkan tidak produktif, hal itu membuat Pj Bupati Sukamara bergerak cepat untuk membuat aset-aset tersebut menjadi produktif dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.
Kaspinor menerangkan cara pemanfaatannya dengan mengubah tanah aset Pemda Sukamara menjadi lahan pertanian sementara untuk gerakan tanam cepat panen dalam rangka pengendalian inflasi daerah. “Aset pemerintah daerah ini menjadi produktif karena lahan yang dulu tidak digunakan semak belukar kita olah,” jelasnya.
Dalam pengolahan tanah aset daerah, Pemkab Sukamara menggandeng petani-petani setempat serta siswa-siswi SMKN 1 Sukamara jurusan pertanian perkebunan. “Selain melibatkan petani yang memang sudah berpengalaman, kita juga melibatkan anak-anak generasi milenial dan gen z untuk transfer pengetahuan di bidang pertanian,” terang Kaspinor.
Menurut Kaspinor, transfer pengetahuan kepada anak-anak muda dalam bidang pertanian sangat penting agar generasi muda memiliki pengalaman langsung di bidang pertanian yang saat ini tengah digalakkan di Sukamara. Kaspinor mengungkapkan bahwa pertanian terintegrasi yang tengah digalakkan di Bumi Gawi Barinjam akan diintegrasikan dengan pariwisata.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post