SUKAMARA – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami kenaikan pada akhir November lalu, dari data Dinas Kesehatan Sukamara terdapat 22 kasus di kecamatan Sukamara.
Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Ari Junita mengatakan, bahwa saat musim hujan pihaknya telah memprediksi akan ada peningkatan jumlah kasus DBd, karena beberapa langkah telah diambil untuk pencegahan dan penanggulangan.
“Pada saat musim hujan DBD sudah kami perkirakan akan meningkat tajam, dan sangat penting dalam pencegahan DBD itu langkah pertama adalah PSN dulu,” katanya, Selasa 5 Desember 2023.
Menurutnya, Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN dengan 3M yang dilanjutkan dengan perantaraan jentik nyamuk dengan memberikan bubuk Abate selanjutnya langkah terakhir adalah fogging atau pengasapan.
“Tapi prosesnya ini ketika ada kasus Faskes tingkat pertama segera lakukan PE atau penyelidikan epidemiologi baru kami lakukan tindakan seharusnya,” terangnya.
Meningkatnya jumlah kasus DBD dalam sebelum terakhir banyak terjadi di Kecamatan Sukamara dengan 22 kasus sedangkan di Kecamatan Pantai Lunci ada 9 kasus dan Balai Riam dengan 2 kasus sehingga total kasus DBD pada November 2023 berjumlah 33 kasus.
Jumlah tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan bulan sebelum yaitu hanya tiga kasus di bulan Oktober, September 21 Kasus DBD dan 25 Kasus DBD pada Agustus 2023.
“Iya akhir November terjadi kenaikan yang cukup banyak karena memang sedang musim hujan, kami juga berharap masyarakat bisa menjaga kebersihan dan jangan sampai ada genangan air bersih yang bisa menjadi media nyamuk untuk berkembang biak,” tukasnya.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post