SUKAMARA – Selama lima tahun terakhir Mushola Nur Hidayah yang berada di Desa Natai Sedawak Kecamatan Sukamara secara konsisten menggunakan besek sebagai wadah daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.
Sekda Sukamara, Rendy Lesmana yang juga merupakan panitia kurban di Mushola Nur Hidayah mengatakan bahwa penggunaan besek sebagai wadah daging kurban awalnya merupakan anjuran pemerintah pusat melalui Kementerian LHK. “Dan ini konsisten kami laksanakan dan sudah tahun ke lima penggunaan besek sebagai wadah daging kurban,” kata Rendy Lesmana, Kamis 29 Juni 2023.
Rendy menerangkan jika pihaknya memesan jauh sebelum pelaksanaan kurban Idul Adha setiap tahun sebanyak seribu lebih besek. Pihaknya berkeinginan untuk membudidayakan tanpa menggunakan plastik, sehingga besek menjadi alternatif wadah yang dapat digunakan kembali seperti tempat wadah rempah-rempah bagi ibu rumah tangga.
Sementara itu, jumlah sapi yang dipotong untuk hewan kurban pada Idul Adha 1444 H di Mushola Nur Hidayah sebanyak 10 ekor sapi dan satu ekor kambing yang akan dibagikan untuk beberapa desa. “Jadi ada 1350 kupon tersebar di Desa Natai Sedawak serta ada saudara kami dari Kecamatan Pantai Lunci,” terang Rendy Lesmana.
(akh/matakalteng.com)






















Discussion about this post