KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melaksanakan agenda kick off meeting penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Seruyan.
Agenda tersebut dibuka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Seruyan Adhian Noor mewakiliki Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Seruyan.
Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan yang berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan daerah.
“Selain itu, hal ini juga untuk menyiapkan alternatif penyempurnaan kebijakan agar dampak risiko lingkungan dapat diminimalisir,” katanya di Kuala Pembuang, Selasa 3 Oktober 2023.
Ia menjelaskan, bahwa saat ini aktivitas pembangunan meningkat seiring dengan tuntutan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Sementara itu, kompleksitas permasalahan lingkungan juga semakin meningkat dengan banyaknya terjadi banjir, kekeringan, polusi, dan kelangkaan air bersih yang berasal dari perubahan iklim.
“Terlebih, potensi kebakaran hutan dan pada sebagian bekas lahan sawah dan hutan masih cukup tinggi. Yang mana pada akhirnya, hal tersebut mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebijakan-kebijakan pembangunan yang mengutamakan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa KLHS yang di dalamnya termasuk TBP akan dijadikan acuan dalam menyelaraskan pemanfaatan sumber daya yang tersedia dengan penggunaannya memperhatikan kondisi lingkungan hidup.
KLHS RPJMD Seruyan telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Seruyan Nomor 6 Tahun 2019 tentang RPJMD Seruyan Tahun 2018-2023 dan telah selesai. “Maka dengan ini, Pemkab Seruyan wajib menyusun KLHS RPJMD dan RPJPD Seruyan untuk periode selanjutnya,” jelasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post