KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Perdagangan dan Perindustrian (Diskoprindag) setempat saat ini terus berupaya untuk mengembangkan berbagai macam produk lokal.
Pelaksana tugas (Plt) Diskoperindag Kabupaten Seruyan Primermen mengungkapkan, salah satu yang menarik perhatiannya untuk dikembangkan saat ini adalah komoditas kelapa yang ada di Desa Pemantang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
“Selain kerajinan purun, yang mana memang untuk tahapan pengembangannya sudah mulai berjalan. Ada beberapa potensi yang mungkin nanti juga bisa kita kembangkan di desa tersebut, salah satunya adalah buah kelapa,” katanya, Senin 6 Juni 2022.
Untuk diketahui, Desa Pematang Panjang memang merupakan salah satu desa penghasil kelapa di Kabupaten Seruyan yang cukup melimpah. Dan atas dasar itulah, ia menilai bahwa komoditas tersebut sangat layak dikembangkan. “Dari komoditas tersebut mungkin nanti bisa kita kemas dalam bentuk Virgin Coconut Oil (VCO) dan minyak goreng,” ujarnya.
Atau bahkan yang saat ini lagi viral dan laris di pasaran adalah pemanfaatan sabut kelapa sebagai media tanam atau yang biasa disebut dengan Coco Peat. “Dengan komposisinya itu adalah 50 persen tanah, 40 persen dari serbut itu tadi dan 10 persennya adalah kotoran hewan ternak,” tambahnya.
Ia menambahkan, dengan adanya ini, diharapkan mampu meningkatkan penghasilan bagi masyarakat di wilayah setempat. “Karena ini nantinya akan mempunyai nilai ekonomis,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)























Discussion about this post